Arsip untuk ‘lawan penyakit autoimmune’

Maret 25, 2009

CIRI CIRI LUPUS DAN PENGOBATAN LUPUS

CIRI CIRI LUPUS DAN PENGOBATAN LUPUS

Pengobatan Lupus dengan Transfer Factor

.

Apa itu Lupus?

lupus1

LUPUS

lupus-x-ray

lupus-skin

Lupus adalah penyakit yang disebabkan sistem imun menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. sistem imun yang terbentuk berlebihan. kelainan ini dikenal dengan autoimunitas. pada kasus satu penyakit ini bisa membuat kulit seperti ruam merah yang rasanya terbakar (lupus DLE). pada kasus lain ketika sistem

imun yang berlebihan itu menyerang persendian dapat menyebabkan kelumpuhan (lupus SLE).

Bagaimana Cara Mengobatinya?

transferfactor_tf_us3

Caranya adalah dengan menenangkan sistem imun yang berlebihan terebut. salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menggunakan Transfer Factor. Transfer Factor akan menenangkan Sistem Imun yang bekerja Over.

Testimoni pasien penderita Lupus

Lupus (SLE)

saya telah di diagnosa menderita lupus satu tahun setelah kelahiran anak kedua. saya berumur 33 tahn dan menganggap diri saya sehat. saya telah mencoba banyak produk peringan sakit untuk tulang tetapi hasilnya nihil. sekarang saya merasa sangat berat mengangkat kepala saya sendiri. saya berusaha menghapusakan beberapa skedul harian saya, dengan maksud dapat hidup dengan nyaman. saya melakukan ini agar saya mengerjakan hal-hal yang
sederhana saja. selama bayi saya tidur siang, saya pun tidur.

enam bulan setelah diagnosa penyakit lupus ini, saya bertemu orang yang memperkenalkan transfer factor ke saya. saya mulai meminum 3 kapsul per hari. setelah dua hari pertama, saya merasa lebih sedikit mengalami sakit nyeri. saya merasa engkel dan pergelangan saya membaik. saya tidak perlu tidur di siang hari. rasa sakit yang saya rasakan menghilang. jika saya lupa meminum transfer factor satu hari. saya merasakan nyeri itu datang kembali. hebatnya transfer factor adalah 100% produk alami dan telah memberikan efek sangat bagus pada tubuh saya.
jika saya merasa banyak kerjaan, saya menambah dosisnya menjadi dua kali lipat. saya berfikir keluarga kami diberipetunjuk dengan hadirnya transfer factor. dengan digabungkan dengan latihan yoga, tubuh saya kembali normal. ketika orang-orang bertanya mengapa saya bisa kembali sehat.. saya bilang pada mereka saya meminum pil ajaib

Delyse Rivers
Maraetai
Auckland, NZ

Lupus (DLE)

lupus adalah penyakit autoimun dimana antibodi menyerang tubuhnya sendiri. ada dua jenis lupus yaitu SLE (systemic lupus erythhematosus) dan DLE (dicoid lupus erythematosus) SLE mempengaruhi banyak area sari yang ringan sampai yang fatal. DLE lebih ringan efeknya.
saya wanita yang fit dan sehat dan memiliki skedul yang padat. lupus saya akan menjadi parah ketika saya mengalami stress yang berat. saya telah mengalami efeknya pada muka saya yaitu noda merah yang rasanya seperti terbakar. dokter spesialist saya memberitahu saya untuk memakai cream dan disuntik steroid untuk menolong lupus yang saya derita.

kemudian saya diberitahu untuk mengkonsumsi transfer factor dan BioEfa dengan CLA setiap hari. lalu saya mencobanya dengaan meminum 4 transfer factor dan 2 BioEFA dengan CLA setiap hari. jika saya lupa meminumnya saya merasakan rasa terbakar kembali. ketika itu terjadi, saya meningkatkan dosis Transfer factor menjadi 5 kapsul per hari. saya merasa bahagia karena saya merasa telah sehat dengan transfer factor.
keluarga saya meminum transfer factor plus juga untuk menjaga kesehatan mereka. saya memiliki keyakinan yang kuat bahwa semua orang akan mendapat manfaat dengan mengkonsumsi transfer factor.

Denise Dowman
New Plymouth
New Zealand


Desember 26, 2008

Pengobatan Lupus dengan Transfer Factor

APA ITU LUPUS? APA CIRI-CIRI LUPUS? OBAT LUPUS….Transfer Factor

Pengobatan Lupus dengan Transfer Factor

.

Apa itu Lupus?

lupus1

LUPUS

Lupus adalah penyakit yang disebabkan sistem imun menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat. sistem imun yang terbentuk berlebihan. kelainan ini dikenal dengan autoimunitas. pada kasus satu penyakit ini bisa membuat kulit seperti ruam merah yang rasanya terbakar (lupus DLE). pada kasus lain ketika sistem imun yang berlebihan itu menyerang persendian dapat menyebabkan kelumpuhan (lupus SLE).

lupus-x-ray

LUPUS X-RAY

lupus-skin

Bagaimana Cara Mengobatinya?

transferfactor_tf_us3

Caranya adalah dengan menenangkan sistem imun yang berlebihan terebut. salah satu cara yang paling efektif adalah dengan menggunakan Transfer Factor. Transfer Factor akan menenangkan Sistem Imun yang bekerja Over.

Testimoni pasien penderita Lupus

Lupus (SLE)

saya telah di diagnosa menderita lupus satu tahun setelah kelahiran anak kedua. saya berumur 33 tahn dan menganggap diri saya sehat. saya telah mencoba banyak produk peringan sakit untuk tulang tetapi hasilnya nihil. sekarang saya merasa sangat berat mengangkat kepala saya sendiri. saya berusaha menghapusakan beberapa skedul harian saya, dengan maksud dapat hidup dengan nyaman. saya melakukan ini agar saya mengerjakan hal-hal yang
sederhana saja. selama bayi saya tidur siang, saya pun tidur.

enam bulan setelah diagnosa penyakit lupus ini, saya bertemu orang yang memperkenalkan transfer factor ke saya. saya mulai meminum 3 kapsul per hari. setelah dua hari pertama, saya merasa lebih sedikit mengalami sakit nyeri. saya merasa engkel dan pergelangan saya membaik. saya tidak perlu tidur di siang hari. rasa sakit yang saya rasakan menghilang. jika saya lupa meminum transfer factor satu hari. saya merasakan nyeri itu datang kembali. hebatnya transfer factor adalah 100% produk alami dan telah memberikan efek sangat bagus pada tubuh saya.
jika saya merasa banyak kerjaan, saya menambah dosisnya menjadi dua kali lipat. saya berfikir keluarga kami diberipetunjuk dengan hadirnya transfer factor. dengan digabungkan dengan latihan yoga, tubuh saya kembali normal. ketika orang-orang bertanya mengapa saya bisa kembali sehat.. saya bilang pada mereka saya meminum pil ajaib

Delyse Rivers
Maraetai
Auckland, NZ

Lupus (DLE)

lupus adalah penyakit autoimun dimana antibodi menyerang tubuhnya sendiri. ada dua jenis lupus yaitu SLE (systemic lupus erythhematosus) dan DLE (dicoid lupus erythematosus) SLE mempengaruhi banyak area sari yang ringan sampai yang fatal. DLE lebih ringan efeknya.
saya wanita yang fit dan sehat dan memiliki skedul yang padat. lupus saya akan menjadi parah ketika saya mengalami stress yang berat. saya telah mengalami efeknya pada muka saya yaitu noda merah yang rasanya seperti terbakar. dokter spesialist saya memberitahu saya untuk memakai cream dan disuntik steroid untuk menolong lupus yang saya derita.

kemudian saya diberitahu untuk mengkonsumsi transfer factor dan BioEfa dengan CLA setiap hari. lalu saya mencobanya dengaan meminum 4 transfer factor dan 2 BioEFA dengan CLA setiap hari. jika saya lupa meminumnya saya merasakan rasa terbakar kembali. ketika itu terjadi, saya meningkatkan dosis Transfer factor menjadi 5 kapsul per hari. saya merasa bahagia karena saya merasa telah sehat dengan transfer factor.
keluarga saya meminum transfer factor plus juga untuk menjaga kesehatan mereka. saya memiliki keyakinan yang kuat bahwa semua orang akan mendapat manfaat dengan mengkonsumsi transfer factor.

Denise Dowman
New Plymouth
New Zealand

Kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
Desember 21, 2008

Pengobatan Psoriasis dengan Transfer Factor

pengobatan psoriasis, menyembuhkan psoriasis, apakah psoriasis itu? obat psoriasis, Obat Psoriasis adalah Transfer Factor…

Pengobatan Psoriasis dengan Transfer Factor

.

1. Apakah Psoriasis itu?

Psoriasis adalah penyakit akibat sistem imun bekerja terlalu over dan memberikan efek negatif kepada kulit. psoriasis termasuk kedalam penyakit autoimun yaitupenyakit akibat sistem kekebalan tubuh yang terbentuk salah mengidentifikasikan benda asing, dimana sel, jaringan atau organ tubuh manusia justru dianggap sebagai benda asing sehingga dirusak oleh antibodi. sehingga pasien psoriasis akan mengalami kerusakan kulit akibat kekebalan tubuh yang terbentuk.

psoriasis

psoriasis

2. Bagaimana pengobatan psoriasis dilakukan?

salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menenangkan sistem imun pasien psoriasis, agar imun nya yang bekerja over menjadi normal kembali.

3. Apa yang harus dikonsumsi oleh pasien Psoriasis untuk menenangkan sistem imun nya?

Transfer Factor Advance. TF advance memiliki 2 komponen utama, yaitu transfer factor dan nano factor. kaitannya dengan penyakit psoriasis adalah nano factor memiliki kemampuan untuk memberi tahu imun tubuh pasien psoriasis kapan harus bekerja dan kapan harus istirahat. sehingga sistem imun bisa bekerja dengan normal kembali.

pengobatan_psoriasis

Apa saja jenis psoriasis?

Psoriasis Arthritis

Timbul dengan peradangan sendi, sehingga sendi terasa nyeri, membengkak dan kaku, sama persis seperti gejala rematik. Pada tahap ini, penderita harus segera ditolong agar sendi-sendinya tidak sampai terjadi kropos.

Psoriasis Eritrodermis

Tipe psoriasis ini sangat berbahaya, seluruh kulit penderita menjadi merah matang dan bersisik, fungsi perlindungan kulit hilang, sehingga penderita mudah terkena infeksi.

Psoriasis Guttate

Bentuk psoriasis ini menyerupai bintik-bintik merah kecil di kulit. bercak (lesions) guttate biasanya timbul pada badan dan kaki.
Bintik-bintik ini biasanya tidak setebal atau bersisik seperti bercak-bercak (lesions) pada psoriasis plak.

Psoriasis Inverse

Inverse psoriasis ditemukan pada ketiak, pangkal paha, dibawah payudara, dan di lipatan-lipatan kulit di sekitar kemaluan dan panggul Tipe psoriasis ini pertama kali tampak sebagai bercak (lesions) yang sangat merah dan biasanya lack the scale associated dengan psoriasis plak. Bercak itu bisa tampak licin dan bersinar. Psoriasis Inverse sangat (particularly irritating) menganggu karena iritasi yang disebabkan gosokan/garukan dan keringat karena lokasinya di lipatan-lipatan kulit dan daerah sensitif tender). terutama sangat mengganggu bagi penderita yang gemuk dan yang mempunyai lipatan kulit yang dalam.

Psoriasis Kuku

Menyerang dan merusak kuku dibagian bawah kuku tumbuh banyak sisik seperti serbuk, jenis ini termasuk yang sulit/bandel untuk disembuhkan bagi penderita.

Psoriasis Plak

Hampir 80% dari penderita psoriasis adalah tipe Psoriasis plak yang secara ilmiah sisebut juga psoriasis vulgaris (yang berarti umum). Tipe plak ini bersifat meradang pada kulit menimbulkan bercah merah yang dilapisi dengan kulit yang tumbuh berwarna keperakan yang umum nya akan terlihat pada sekitar alis,lutut, kepala (seperti ketombe), siku juga bagian belakang tubuh sekitar panggul serta akan meluas kebagian-bagian kulit lainnya.

Psoriasis Pustulosa

Kasus Psoriasis Pustulur (PUHS-choo-ler) terutama banyak ditemui pada orang dewasa. Karakteristik dari penderita PUHS-choo-ler ini adalah timbulnya Pustules putih (blisters of noninfectious pus) yang dikelilingi oleh kulit merah. Pus ini meliputi kumpulan dari sel darah putih yang bukan merupakan suatu infeksi dan juga tidak menular. Bentuk psioriasis yang pada umumnya tidak biasa ini mempengaruhi lebih sedikit dari 5 % dari seluruh penderita psoriasis. Psoriasis ini, bisa terkumpul dalam daerah tertentu pada tubuh, contohnya, pada tangan dan kaki. Psoriasis Pustular juga dapat ditemukan menutupi hampir seluruh tubuh, dengan kecenderungan membentuk suatu siklus – reddening (membuat kulit merah??) yang diikuti oleh pembentukan pustules dan scaling. Psoriasis tipe ini tampak pada batas rambut, kepala (seperti ketombe), kening, sekitar leher juga dibelakang telinga, berupa seperti sisik kulit atau serbuk

sumber jenis-jenis psoriasis diambil dari http://psoriasisindonesia.org

Testimoni Psoriasis

Saya adalah seorang suster yang berumur 64 tahun dan mengakui pengobatan dengan cara pengobatan medis. namun, pengobatan tersebut tidak menyelesaikan masalah alergi dan psoriasis saya. alergi yang saya derita biasanya membuat infeksi pada bronhitis dan infeksi sinus. psoriasi saya pun tidak ada reaksi dengan pengobatan medis. kedua masalah saya tersebut termasuk dalam golongan penyakit autoimune. kemudian saya berkenalan dengan transfer factor dan meminumnya sebanyak 3 kapsul transfer factor dan 4 kapsul choice 50. alergi dan psoriasis yang saya derita menghilang. choice 50 dan transfer factor adalah kombinasi yang hebat. keduanya meningkatkan kualitas hidup saya. Doreen Lassiter

November 29, 2008

Ternyata Multiple Sclerosis, Psoriasis dan Rheumatoid Arthritis termasuk Penyakit Autoimune

Apakah penyakit autoimune itu?

Penyakit autoimmune adalah penyakit dimana sistem kekebalan yang terbentuk salah mengidentifikasi benda asing, dimana sel, jaringan atau organ tubuh manusia justru dianggap sebagai benda asing sehingga dirusak oleh antibodi. Jadi adanya penyakit autoimmune tidak memberikan dampak peningkatan ketahanan tubuh dalam melawan suatu penyakit, tetapi justru terjadi kerusakan tubuh akibat kekebalan yang terbentuk. (NIH, 1998; Schaechter dkk., 1993 : Salyers dan Whitt, 1994 : Pelczar dkk. 1986 : Madigan dkk. 1997).

Apakah Menular ?

Belum pernah dibuktikan bahwa penyakit autoimmune ini bersifat menular. Penyakit autoimmune tidak menyebar kepada individu lainnya sebagaimana penyakit infeksi. Penyakit ini tidak sebagaimana AIDS demikian pula tidak sebagaimana kanker. Gen individu penderita penyakit autoimmune memiliki konstribusi terhadap penularan penyakit autoimmune. Penyakit tertentu seperti Psoriasis dapat terjadi diantara beberapa anggota keluarga (NIH, 1998).

Penyakit Autoimmune (Psoriasis)

Penyakit Autoimmune (Psoriasis)

Ada beberapa penyakit autoimmune dan masing-masing dapat berdampak pada tubuh dengan berbagai model, sebagai contoh; reaksi autoimmune berlangsung menyerang otak pada kasus multiple sclerosis dan menyerang saluran pencernaan pada kasus penyakit Crohn’s. Pada kasus penyakit autoimmune lainnya, seperti lupus erythematosus (lupus), berdampak pada jaringan dan organ-organ yang bervariasi antar individu dengan penyebab penyakit yang sama. Seseorang yang menderita lupus mungkin berdampak pada kulit dan persendian sementara kasus lupus pada individu lainnya memberikan dampak kulit, ginjal dan paru-paru. Pada akhirnya kerusakan pada jaringan-jaringan yang disebabkan oleh sistem kekebalan akan permanen sebagaimana kerusakan sel pankreas yang memproduksi insulin pada diabetes mellitus tipe I.

Apakah Penyebab Utama Penyakit Autoimmune ?

Genetik : Telah ditunjukkan pada manusia bahwa gen major histocompatibility complex (MHC) dikaitkan dengan kejadian spesifik dari penyakit autoimmune. Gen MHC ada pada semua vertebrata, gen ini menandai 2 katagori pokok molekul yang membentuk bagian dari sel membran dan seluruh bagian membran (Schaechter dkk., 1993 : Henderson dkk., 1999). Secara khusus gen tersebut memiliki peranan dalam menseleksi antigen yang dapat dikenali oleh sel-T. Sebuah analisa keturunan dari anjing beardies menunjukan bahwa hypoadrenocorticism mempengaruhi sifat keturunan yang dihasilkan. Kejadian ini disebabkan adanya autosomal recessive gene yang melakukan penetrasi secara tidak lengkap.

Para peneliti berharap dapat mengidentifikasi gen atau gen-gen pada satu atau lebih loci yang memiliki hubungan dengan hypoadrenocorticism. Analisa pedigree pada populasi besar Old English Sheepdogs dan breeds lainnya yang pada populasi lebih kecil, menunjukkan bahwa hampir semua kasus autoimmune terjadi pada hewan yang memiliki darah segaris. Namun demikian data tersebut juga menjelaskan bahwa anjing-anjing yang dalam segaris keturunan tidak selalu menderita penyakit autoimmune dimana mayoritas dalam kondisi normal, sehat walaupun beberapa menderita gangguan subklinis penyakit autoimmune. Kesimpulan yang dapat ditarik dari kasus diatas bahwa ; Tampaknya anjing memiliki kecendurungan secara genetik untuk menderita penyakit autoimmune (Aronson, 1999).

Fakta lain menunjukkan bahwa gen spesifik atau kelompok gen sebagai predisposisi suatu keluarga terhadap Psoriasis. Sebagai tambahan, individu anggota suatu keluarga dengan penyakit autoimmune dapat berperan dalam membentuk abnormalitas gen yang mendorong kejadian penyakit autoimmune walaupun mungkin menurunkan penyakit autoimmune dalam jenis penyakit autoimmune lainnya. Sebagai contoh; salah satu orangtuanya menderita lupus, maka keturunannya dimungkinkan menderita dermatomyositis dan mungkin keturunan lainnya penderita Rheumatoid arthritis (NIH, 1998).

Penyakit Autoimmune (rhematoid-arthritis)

Penyakit Autoimmune (rhematoid-arthritis)

Beberapa penyakit autoimmune diketahui terjadi dan makin terjadi karena adanya faktor pemicu seperti infeksi virus. Sinar matahari tidak saja berperan sebagai pemicu kejadian lupus akan tetapi sinar matahari malahan dapat memperburuk kondisi penderita lupus. Hal ini perlu disadari sehingga faktor-faktor tersebut dapat dihindari oleh individu yang rentan dalam rangka mencegah atau meminimalisasikan jumlah kerusakan yang ditimbulkan oleh karena penyakitauto immune pada penderita. Faktor-faktor lainnya seperti : stress kronis, hormonal dan kehamilan, belum banyak diketahui dampaknya terhadap sistem kekebalan dan penyakit autoimmune (Aronson, 1999)

Bagaimana Mekanisme Kejadian Penyakit Autoimmune ?

Jika tubuh dihadapkan sesuatu yang asing maka tubuh memerlukan ketahanan berupa respon immun untuk melawan substansi tersebut dalam upaya melindungi dirinya sendiri dari kondisi yang potensial menyebabkan penyakit. Untuk melakukana hal tersebut secara efektif maka diperlukan kemampuan untuk mengenali dirinya sendiri sehingga dapat memberikan respon pada kondisi asing atau bukan dirinya sendiri. Pada penyakit autoimmune terjadi kegagalan untuk mengenali beberapa bagian dari dirinya (NIH, 1998).

Ada 80 grup Penyakit autoimmune serius pada manusia yang memberikan tanda kesakitan kronis yang menyerang pada hampir seluruh bagian tubuh manusia. Gejala-gejala yang ditimbulkan mencakup gangguan nervous, gastrointestinal, endokrin sistem, kulit dan jaringan ikat lainnya, mata, darah, dan pembuuh darah. Pada gangguan penyakit tersebut diatas, problema pokoknya adalah terjadinya gangguan sistem immune yang menyebabkan terjadinya salah arah sehingga merusak berbagai organ yang seharusnya dilindunginya.

Bagaimana Mendiagnosa Penyakit Autoimmune?

Diagnosa penyakit autoimmune didasarkan pada gejala individu yang didapatkan melalui pengamatan kondisi fisik dan hasil pemeriksaan laboratorium. Diagnose dini penyakit autoimmune sangat sulit dilakukan. Beberapa gejala dari penyakit autoimmune, seperti kecapaian, adalah tidak spesifik. Test laboratorium mungkin sangat membantu, tetapi seringkali tidak mencukupi didalam mengkonfirmasi suatu diagnostik. Jika individu menderita gejala semacam sakit persendian dan hasil laboratorium positif tetapi non spesifik, maka penderita tersebut akan didignose dengan nama yang membingunggkan (”undifferentiated”) sebagai awal atau tidak terbedakan sebagai penyakit jaringan ikat (connective tissue disease) (NIH, 1998).

Apa Contoh Penyakit Autoimmune itu ?

1. Rheumatoid Arthritis

Pada penderita rheumatoid arthritis, sistem kekebalan secara significant melakukan taget kerusakan di daerah liningsynovium yang membungkus persendian. Peradangan bagian sinovium ini biasanya simetris (kejadiannya sama sebangun dari kedua organ tubuh), menyebabkan sakit, bengkak, dan kaku pada persendian. Penyakit rheumatoid arthritis dibedakan dari osteoarthritis yang lebih umum ditemukan kasusnya disertai arthiris “wear-and-tear” degenerative. Akhir-akhir ini fokus therapi dilakukan dengan mengurangi peradangan dari persendian dengan menggunakan obat-obat anti peradangan atau immunosuppressive. Kadang-kadang sistem immune juga merusak paru, pembuluh darah atau mata. Jarang muncul pasien yang memiliki gejala penyakit autoimmune lainnya, seperti peradangan Sjogren’s, gatal dan bersisik. Pada beberapa kasus pengobatan oral sering dilakukan (NIH, 1998 ; Roitt, 1991).

2. Multiple Sclerosis

Multiple sclerosis adalah penyakit dimana sistem immune merusak jaringan ssyaraf dari sistem syaraf pusat. Umumnya, kerusakan pada sistem syaraf pusat terjadi intermitten, sehingga memungkinkan penderita dapat melakukan aktivitas kehidupan normal. Pada kejadian yang ekstrem, gejalanya tampak permanen sehingga penderita akan mengalami kebutaan, kelumpuhan, dan kematian premature. Beberapa terapi dengan menggunakan obat semacam beta interferon sangat membantu bagi penderita dengan gejala intermitten (NIH,1998).

APA OBAT UNTUK PENYAKIT AUTOIMMUNE?

4life Transfer Factor. TF akan menenangkan sistem imun penderita penyakit autoimun. Dengan TF, para penderita Autoimun menemukan solusi permasalahan mereka.

Baca Artikel-artikel yang berkaitan:

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 53 pengikut lainnya.