Arsip untuk ‘lawan kanker’

Februari 20, 2009

Ciri-Ciri Tumor Otak

ciri-ciri tumor otak… nyeri kepala…muntah…kejang…dll…obatnya 4life transfer factor….

Ciri-ciri Tumor Otak

TUMOR OTAK

TUMOR OTAK

Tumor otak merupakan penyakit yang sukar didiagnosa secara dini.

Gejala-gejalanya bisa  seperti di bawah ini:

  • Gejala Serebral umum, seperti perubahan mental yang ringan (mudah tersinggung, emosi, labil, pelupa, perlambatan aktifitas mental dan sosial, kehilangan inisiatif dan spontanitas, depresi
  • Nyeri Kepala, bisa ringan dan berlanjut, ada pula yang berat sampai berdnyut, biasanya bertambah parah saat malam hari dan saat bangun tidur pagi.
  • Muntah, terdapat pada 30% kasus dan umumnya berbarengan dengan nyeri kepala.
  • Kejang, 25% kasus awal terjadi kejang, dan 35% kasus terjadi pada stadium lanjut.
  • Gejala Tekanan Tinggi Intrakranial, berupa keluhan nyeri kepala di daerah frontal dan oksipital yang timbul pada pagi dan malam hari.

Lalu, bagaimana cara mengobatinya?

TF PLUS AND ADVANCE

TF PLUS AND ADVANCE

Pernahkah anda mendengar bahwa ada pasien yang sudah melakukan operasi kanker, namun beberapa bulan kemudian kanker tersebut datang kembali? hal ini tidak terjadi di indonesia saja, di luar negeri pun seperti itu. mengapa? karena operasi adalah cara mengobati kanker dari luar tubuh. tubuh kita pada saat itu tidak membantu untuk melawan kanker. begitu juga dengan kemoterapi dan radioterapi. bagaimana supaya efektif melawan kanker? caranya adalah dengan melawan dari dalam dan dari luar  tubuh. cara pengobatan dari luar tubuh kita sudah banyak tahu, seperti operasi, kemoterapi, dan radioterapi. bagaimana cara pengobatan dari dalam tubuh? dengan 4life transfer factor kita dapat melawan kanker dari dalam tubuh. sehingga bila di analogikan sebuah pohon kanker, daun-daun  kanker akan dihabisi oleh pengobatan dari luar dan akar-akar serta batang kanker di dalam tubuh bisa dihabisi oleh tubuh atas bantuan 4life transfer factor.

Info lebih lanjut hubungi Distributor 4life

-Testimoni Tumor Otak-

brain-tumor-anisheve

ANISHEYA

ini adalah Anisheya. Umurnya 2 tahun. Dia baru melakukan operasi untuk mengambil tumor di otaknya, Medullablastoma. Kemudian dia menjalani chemotheraphy tetapi menyebabkan dia sangat sakit dan menderita demam. Apa yang kita lihat pada foto tersebut adalah ketika dia bermain-main dengan mainannya. Dia telah 4 hari meminum transfer factors riovida dan 1 kapsul transfer factors plus sehari. Orang tuanya telah memutuskan tidak akan membiarkan anaknya menjalani chemotheraphy kembali.

-Tumor Otak-

brain-tumor-haneishya1

HANEISYA

ini adalah haneshya. Umurnya 2 tahun dan baru saja menjalani operasi tumor otak dan chemotherapy. Dia sangat sakit akibat efek chemotherapy, termasuk efek di sekitar wajah, rambut rontok, sakit perut dan lain-lain. Ibunya melihat efek pada Aniyesha dan bersedia memakai transfer factor plus dan riovida dan menolak untuk melakukan chemotherapy kembali.

-Tumor Otak-

brain-tumor-nur-mardiah1

NUR MARDIAH

ini adalah Nur Mardiah yang menderita tumor otak pada bagian medulla oblongator dan dia waktu itu sangat sakit selama 2 minggu. Dokter saat itu menganjurkan radiotherapy, dengan syarat deposit RM 30,000. dia diminumkan Transfer Factor Plus satu kapsul per hari. 2 minggu kemudian, di bagian belakang kepalanya tidak terjadi pembengkakan kembali, dia tidak merasakan sakit. Dan dia tidak perlu melakukan operasi dan chemotherapy. Orang tuanya hanya mengeluarkan RM 260 untuk 3 bulan masa pengobatannya dengan transfer factor plus. Setelah 3 bulan tersebut telah dilakukan pemeriksaan kembali, dan hasilnya tumornya telah menghilang. Dan Sekarang 87 bulan kemudian, tumor dia tidak pernah kembali, ayahnya mengatakan bahwa masalahnya sekarang adalah dia terlalu pintar dan mengajukan banyak pertanyaan setiap waktu dan bermain tiada henti. Dia sudah tidak merasakan sakit atau kondisi tidak berdaya kembali. Terima kasih untuk transfer factor.

-Kanker Otak –

Dr. Steve Siagel DVM melaporkan seorang laki-laki bernama Frank yang memiliki tumor otak di belakang hidungnya (sebuah jenis kanker yang mematikan) setelah CAT scan tahap kedua tumornya menjadi 2 kali lipat ukuran semula. Kemudian frank memulai memakai Transfer factor plus dan melakukan CAT scan tahap ketiga. Hasilnya ukuran tumor mengecil. 4 bulan kemudian tumornya menghilang, dan setahun kemudian dia dalam kondisi remisi (pemulihan). Sekarang dia meminum 4 transfer factors sehari.

-Tumor Otak –

Bianca memberikan testimoni tentang temannya yang menderita tumor otak yang tidak bisa dioperasi. Dia telah menjalani chemotherapy jenis baru yang berfungsi menghambat perkembangan tumornya, akan tetapi tumornya masih berkembang. Kemudian dia memutuskan memakai transfer factor plus. Sejak memakai transfer factor plus 4 kali sehari. Dia hanya merasakan 1 kali pederitaan sakit. Dokter telah menghentikan chemotherapy karena sakit kankernya membaik dan ukuran tumornya mengecil. Dia sekarang sudah bisa mengajar penuh waktu. Bianca, UT

Januari 6, 2009

Pengobatan Kanker dan Tumor Otak dengan Transfer Factor

mengobati tumor / kanker otak dengan transfer factor… pasien tidak merasakan sakit…. kesembuhan…

Pengobatan Kanker dan Tumor Otak dengan Transfer Factor

Pernahkah anda mendengar bahwa ada pasien yang sudah melakukan operasi kanker, namun beberapa bulan kemudian kanker tersebut datang kembali? hal ini tidak terjadi di indonesia saja, di luar negeri pun seperti itu. mengapa? jawabannya karena operasi adalah cara mengobati kanker dari luar tubuh. tubuh kita pada saat itu tidak membantu untuk melawan kanker. begitu juga dengan kemoterapi dan radioterapi. bagaimana supaya efektif melawan kanker? caranya adalah dengan melawan dari dalam dan dari luar tubuh.

cara pengobatan dari luar tubuh kita sudah banyak tahu, seperti operasi, kemoterapi, dan radioterapi. bagaimana cara pengobatan dari dalam tubuh? dengan 4life transfer factor kita dapat melawan kanker dari dalam tubuh. sehingga bila di analogikan sebuah pohon kanker, daun-daun  kanker akan dihabisi oleh pengobatan dari luar dan akar-akar serta batang kanker di dalam tubuh bisa dihabisi oleh tubuh atas bantuan 4life transfer factor

-Tumor Otak-

brain-tumor-anisheve

ANISHEYA

ini adalah Anisheya. Umurnya 2 tahun. Dia baru melakukan operasi untuk mengambil tumor di otaknya, Medullablastoma. Kemudian dia menjalani chemotheraphy tetapi menyebabkan dia sangat sakit dan menderita demam. Apa yang kita lihat pada foto tersebut adalah ketika dia bermain-main dengan mainannya. Dia telah 4 hari meminum transfer factors riovida dan 1 kapsul transfer factors plus sehari. Orang tuanya telah memutuskan tidak akan membiarkan anaknya menjalani chemotheraphy kembali.

-Tumor Otak-

brain-tumor-haneishya1

HANEISYA

ini adalah haneshya. Umurnya 2 tahun dan baru saja menjalani operasi tumor otak dan chemotherapy. Dia sangat sakit akibat efek chemotherapy, termasuk efek di sekitar wajah, rambut rontok, sakit perut dan lain-lain. Ibunya melihat efek pada Aniyesha dan bersedia memakai transfer factor plus dan riovida dan menolak untuk melakukan chemotherapy kembali.

-Tumor Otak-

brain-tumor-nur-mardiah1

NUR MARDIAH

ini adalah Nur Mardiah yang menderita tumor otak pada bagian medulla oblongator dan dia waktu itu sangat sakit selama 2 minggu. Dokter saat itu menganjurkan radiotherapy, dengan syarat deposit RM 30,000. dia diminumkan Transfer Factor Plus satu kapsul per hari. 2 minggu kemudian, di bagian belakang kepalanya tidak terjadi pembengkakan kembali, dia tidak merasakan sakit. Dan dia tidak perlu melakukan operasi dan chemotherapy. Orang tuanya hanya mengeluarkan RM 260 untuk 3 bulan masa pengobatannya dengan transfer factor plus. Setelah 3 bulan tersebut telah dilakukan pemeriksaan kembali, dan hasilnya tumornya telah menghilang. Dan Sekarang 87 bulan kemudian, tumor dia tidak pernah kembali, ayahnya mengatakan bahwa masalahnya sekarang adalah dia terlalu pintar dan mengajukan banyak pertanyaan setiap waktu dan bermain tiada henti. Dia sudah tidak merasakan sakit atau kondisi tidak berdaya kembali. Terima kasih untuk transfer factor.

-Kanker Otak –

Dr. Steve Siagel DVM melaporkan seorang laki-laki bernama Frank yang memiliki tumor otak di belakang hidungnya (sebuah jenis kanker yang mematikan) setelah CAT scan tahap kedua tumornya menjadi 2 kali lipat ukuran semula. Kemudian frank memulai memakai Transfer factor plus dan melakukan CAT scan tahap ketiga. Hasilnya ukuran tumor mengecil. 4 bulan kemudian tumornya menghilang, dan setahun kemudian dia dalam kondisi remisi (pemulihan). Sekarang dia meminum 4 transfer factors sehari.

-Tumor Otak –

Bianca memberikan testimoni tentang temannya yang menderita tumor otak yang tidak bisa dioperasi. Dia telah menjalani chemotherapy jenis baru yang berfungsi menghambat perkembangan tumornya, akan tetapi tumornya masih berkembang. Kemudian dia memutuskan memakai transfer factor plus. Sejak memakai transfer factor plus 4 kali sehari. Dia hanya merasakan 1 kali pederitaan sakit. Dokter telah menghentikan chemotherapy karena sakit kankernya membaik dan ukuran tumornya mengecil. Dia sekarang sudah bisa mengajar penuh waktu. Bianca, UT

Kaitkata: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,
November 29, 2008

PENGOBATAN KANKER PARU-PARU DENGAN TRANSFER FACTOR

kanker paru-paru, tumor paru-paru, obat kanker paru-paru, penyakit paru-paru

Pengobatan Kanker Paru-Paru

“Nama saya Dena Guidice, dan saya ingin berbagi pengalaman dengan anda, bagaimana TF telah menyelamatkan hidup saya. Pada November 1998, saya didiagnosa kanker paru-paru. Tim dokter merekomendasikan saya bahwa perawatan terbaik adalah dengan kemoterapi dan radiasi secara simultan. Saya mulai menjalani kedua terapi tersebut, dan diberikan diagnosa tinggi. 90 hari kemudian, saya menderita semua efek kedua terapi tersebut, badan lemas, muntah-muntah, rambut rontok dan berat badan menurun.

Kedua terapi tersebut berakhir pada Februari 1999. Pada 25 Maret 1999, saya menjalani operasi, dokter mengangkat tumor dari paru-paru kanan saya pada 1/3 atas paru-paru, dan 3 tulang iga saya. Operasi berjalan baik, dan para dokter yakin mereka telah berhasil mengangkat semua kanker dari tubuh saya. Setelah operasi, saya menjalani 12 minggu kemoterapi secara rutin dari bulan Mei – Juli 1999, sebagai langkah pengamanan. Dan tubuh saya kembali melemah, dan hanya dapat berbaring tidur saja sepanjang hari. Rambut saya rontok kala itu, kuku jari dan gigi menjadi sangat rapuh, nafsu makan hilang dan berat saya hanya tinggal 88 pounds saja.

Saya tetap berharap, bahwa setelah kemoterapi nanti, saya menjadi lebih kuat. Tapi harapan saya sirna, pada bulan Agustus, saya menemukan benjolan di bagian bawah tangan kiri. Setelah operasi benjolan tersebut, hasil tes menunjukan bahwa saya menderita malignant lymphatic cancer (cancer of lhe lymph nodes), dan kanker telah menyebar ke seluruh bagian badan. Kala itu tim dokter menyatakan bahwa mereka sudah tidak dapat berbuat apa-apa lagi. Saya menderita kanker stadium 4, dan punya waktu maksimal 4-6 bulan untuk hidup. Mereka bilang saya sebaiknya melakukan hal-hal yang paling saya inginkan dalan 45-60 hari kedepan. Karena setelah itu saya akan terlalu lemah dan sakit untuk melakukan apapun.

Mulai saat itu, saya yakin bahwa saya akan segera meninggal, apalagi dokter bilang bahwa tidak ada yang dapat bertahan hidup hingga 8 bulan, dengan kondisi seperti saya. Sejak itu saya menghabiskan hari-hari rutin saya dengan anak-anak, berlibur ke Hawaii dan sebagainya. Saya sudah sangat pasrah, tanpa satu ons pun harapan, dan saya sudah siap mental untuk meninggal. Pada minggu pertama Oktober, akhirnya anak saya meyakinkan saya untuk mencoba TF, walaupun dalam hati saya, saya yakin 100% bahwa TF tidak akan berpengaruh apa-apa. Tapi tidak ada salahnya mencoba, saya meminum 6 TF Plus dan 6 TF Advance setiap hari. Dalam 30 hari, saya mulai merasa lebih kuat, nafsu makan timbul, tapi dalam hati tetap yakin bahwa akan segera meninggal.

Saya tetap minum TF. Pada Januari 2000, setelah 90 hari minum TF, saya semakin kuat dan berat badan saya bertambah 7 pounds. Saya terus meminum TF. Sekarang sudah 7 bulan saya minum TF (Mei 2000), berat badan telah bertambah 26 pounds, dan saya merasa jauh lebih sehat daripada 2 tahun terakhir ini. Saya ke dokter 2 minggu lalu, dan dokter bilang bahwa hidup saya ajaib, dan tidak ada tanda-tanda kanker. TF tidak hanya menyelamatkan hidup saya, tapi juga memberi harapan untuk hari-hari dan tahun-tahun yang akan datang. [ Dena Guidice ]

Baca Artikel-artikel yang berkaitan:

November 29, 2008

Testimoni Tumor Otak

radiotherapy, ada benjolan di kepala, akibat tumor otak, alternatif tumor otak, askep tumor otak, asuhan keperawatan tumor otak, CAT scan, chemotheraphy, ciri ciri tumor otak, ciri tumor otak, dengan tumor otak, etiologi tumor otak, gambar tumor otak, gejala tumor otak, jenis tumor otak, kanker otak, keperawatan tumor otak, klasifikasi tumor otak, kondisi remisi, medulla oblongator, Medullablastoma, melakukan chemotherapy kembali, melakukan operasi, menderita demam, mengambil tumor, mengobati benjolan di kepala, menjalani chemotheraphy, obat tumor otak, operasi tumor otak, otak, pada tumor otak, pasien tumor otak, patofisiologi tumor otak, pdf scan tumor otak, penderita tumor otak, pengertian tumor otak, pengobatan alternatif tumor otak, pengobatan tumor otak, penyakit di kepala, penyakit tumor otak, penyebab tumor otak, penyembuhan tumor otak, pusing karena benjolan di kepala, sakit akibat efek chemotherapy, sakit kepala, sering sakit kepala, tanda tumor otak, tentang tumor otak, tidak bisa dioperasi, transfer factors, Tumor Otak, tumor otak dan operasi tumor otak, tumor otak di terapi, tumor otak kecil, tumor otak pada anak, untuk tumor otak

Testimoni Pasien Tumor Otak

brain-tumor-anisheve

Tumor Otak – ini adalah Anisheya. Umurnya 2 tahun. Dia baru melakukan operasi untuk mengambil tumor di otaknya, Medullablastoma. Kemudian dia menjalani chemotheraphy tetapi menyebabkan dia sangat sakit dan menderita demam. Apa yang kita lihat pada foto tersebut adalah ketika dia bermain-main dengan mainannya. Dia telah 4 hari meminum transfer factors riovida dan 1 kapsul transfer factors plus sehari. Orang tuanya telah memutuskan tidak akan membiarkan anaknya menjalani chemotheraphy kembali.

brain-tumor-haneishya1

Tumor Otak- ini adalah haneshya. Umurnya 2 tahun dan baru saja menjalani operasi tumor otak dan chemotherapy. Dia sangat sakit akibat efek chemotherapy, termasuk efek di sekitar wajah, rambut rontok, sakit perut dan lain-lain. Ibunya melihat efek pada Aniyesha dan bersedia memakai transfer factor plus dan riovida dan menolak untuk melakukan chemotherapy kembali.

brain-tumor-nur-mardiah1

Tumor Otak – ini adalah Nur Mardiah yang menderita tumor otak pada bagian medulla oblongator dan dia waktu itu sangat sakit selama 2 minggu. Dokter saat itu menganjurkan radiotherapy, dengan syarat deposit RM 30,000. dia diminumkan Transfer Factor Plus satu kapsul per hari. 2 minggu kemudian, di bagian belakang kepalanya tidak terjadi pembengkakan kembali, dia tidak merasakan sakit. Dan dia tidak perlu melakukan operasi dan chemotherapy. Orang tuanya hanya mengeluarkan RM 260 untuk 3 bulan masa pengobatannya dengan transfer factor plus. Setelah 3 bulan tersebut telah dilakukan pemeriksaan kembali, dan hasilnya tumornya telah menghilang. Dan Sekarang 87 bulan kemudian, tumor dia tidak pernah kembali, ayahnya mengatakan bahwa masalahnya sekarang adalah dia terlalu pintar dan mengajukan banyak pertanyaan setiap waktu dan bermain tiada henti. Dia sudah tidak merasakan sakit atau kondisi tidak berdaya kembali. Terima kasih untuk transfer factor.

Kanker Otak – Dr. Steve Siagel DVM melaporkan seorang laki-laki bernama Frank yang memiliki tumor otak di belakang hidungnya (sebuah jenis kanker yang mematikan) setelah CAT scan tahap kedua tumornya menjadi 2 kali lipat ukuran semula. Kemudian frank memulai memakai Transfer factor plus dan melakukan CAT scan tahap ketiga. Hasilnya ukuran tumor mengecil. 4 bulan kemudian tumornya menghilang, dan setahun kemudian dia dalam kondisi remisi (pemulihan). Sekarang dia meminum 4 transfer factors sehari.

Tumor Otak – Bianca memberikan testimoni tentang temannya yang menderita tumor otak yang tidak bisa dioperasi. Dia telah menjalani chemotherapy jenis baru yang berfungsi menghambat perkembangan tumornya, akan tetapi tumornya masih berkembang. Kemudian dia memutuskan memakai transfer factor plus. Sejak memakai transfer factor plus 4 kali sehari. Dia hanya merasakan 1 kali pederitaan sakit. Dokter telah menghentikan chemotherapy karena sakit kankernya membaik dan ukuran tumornya mengecil. Dia sekarang sudah bisa mengajar penuh waktu. Bianca, UT

November 29, 2008

Testimoni Kanker Payudara

rosliah-mohd-masri

Kanker Payudara – saya telah menderita kanker payudara stadium 4 sejak april 2003. selama perawatan kanker pada tahun 2003, saya menjalani 1 kali operasi, dan 6 tahap chemotherapy dan 20 sesi radiotherapy. Pada tahun 2005 kanker saya muncul kembali. Dan lagi saya harus melakukan operasi, 3 kali chemotherapy dan 33 sesi radiotherapy. Saya sudah mencoba banyak supplement yang dokter sarankan ke saya. Saya mulai memakai transfer factor dan merasa terbantu ketika harus menjalani chemotherapy. Saya meminum transfer factor plus dan riovida. Transfer factor membantu saya untuk mengahadapi chemotherapy dan radiotherapy. Saya memakai transfer factor untuk setahun dan berhenti. Pada 2007, saya terkena kanker di daerah perut (abdomen) dan badan saya menjadi sangat lemah. Kemudian saya memulai memakai ktransfer factor plus dan riovida kembali, hasilnya kondisi saya menjadi membaik. Radiotherapy yang membuat tubuh saya menjadi lemah dan kelelahan. Transfer factor membantu saya dapat merasakan energi kembali. Menyembuhkan demam dan membantu tubuh saya menghadapi radiasi. Sekarang kondisi tubuh saya menjadi semakin sehat. Dan saya sudah bisa mulai fokus pada kerjaan dan menjalani gaya hidup yang lebih aktif. Saran saya kepada mereka yang sedang terkena penyakit, khususnya pasien yang menjalani radiotherapy atau chemotherapy pada perawatannya untuk menggunakan transfer factor, karena saya merasakan transfer factor efektive membantu tubuh saya. Rosilah Bt Mohd Masri, 47 tahun, wanita, Putra Heights, Selangor, Malaysia.

breast-cancer-3

Kanker Payudara – ini adalah kasus dimana pasien yang menderita kanker payudara kemudian menjalani operasi payudara pada satu payudaranya. Kemudian satu bulan kemudian dokter menemukan bahwa kankernya sudah menyebar pada payudara yang satu lagi yang sudah stadium 3. Transfer Factor Plus menjaga payudara yang satu lagi dan sekarang dia telah pulih total.

aleda

Kanker Payudara – Pada Tanggal 1 september 2005, aku telah didiagnosa mempunyai “duct carcinoma – Grade 1” pada payudara sebelah kiriku. Saat itu tudak ada pilihan lain selain mengambil payudara dan melakukan chemotherapy. Akan tetapi keputusan terbesar yang harus di ambil adalah menggugurkan kandunganku. Saat itu umur kandunganku masih 3 bulan. Setelah memikirkan dalam waktu lama, suamiku dan saya memutuskan untuk tetap mempertahankan kandungan dan mencari opsi lain dalam pengobatan kanker yang aku derita. Alhamdullilah Allah memberikan hidayah dengan adanya informasi transfer factor. Kami diberitahu oleh kerabat mengenai transfer factor seminggu setelah aku didiagnosa kanker. Aku meminum 6 transfer factor plus setiap hari diminum bersama madu dan VCO untuk dioleskan. Alhamdullilah, pada tanggal 6 februari 2006 aku melahirkan bayi laki-laki yang kuat. Aku tidak mengalami kendala sebelum dan sesudah melahirkan. Bayiku kenyang dengan asi yang aku berikan kepadanya. Dan tidak ditemukan demam kuning padanya. Aku berharap sudah terbebas dari kanker. Aku adalah seorang guru dan melampirkan fotoku dengan sebuah kebanggaan dan kebahagiaan bayi laki-laki ku, Muhammad Tagris Hannan. Doakan aku sukses dalam menghadapi penyakit mematikan ini. Salam dari suamiku dan aku. Aleda, Kuantan, Pahang.

Kanker Payudara – saya berumur 26 tahun. Beberapa waktu lalu saya menemukan gumpalan di payudara saya.gumpalan tersebut keras dan tidak sakit. Ibu saya memiliki kanker payudara, begitu juga dengan kedua sodaranya. Mereka melakukan test ultra-sound dan mammogram. Saya sudah dijadwalkan untuk dibiopsi. Saya mulai meminum transfer factor. Ketika saya akan dibiopsi, saya mengecek gumpalan saya dan tidak menemukannya. Dokter datang ke ruangan dan saya bilang gumpalan saya sudah hilang. Dokter memeriksa dan melakukan test ultra-sound dan mammogram. Dokter memastikan, dan tidak ada gumpalan. Saya berpikir transfer factorlah yang telah melakukan sesuatu pada gumpalan tersebut. Susie Blazczak

November 29, 2008

Mengobati Kanker dengan Transfer Factor Plus dan Advance

obat kanker?  4life transfer factor… pengobatan kanker.. kanker stadium lanjut..
tfplus_us1

TF Plus

Berdasarkan penelitian independen membuktikan bahwa Formula Tri-Factor 4Life Transfer Factor meningkatkan aktifitas sel Natural Killer (sel NK) sampai 437 pesen di atas respon sistem imun normal. Fungsi Sel Natural killer (sel NK) adalah mencari dan menghancurkan sel berbahaya melalui kontak langsung. Ketika penyerbu (virus, bakteria, dan lain-lain) memasuki tubuh, sel NK lah yang berada di garis paling depan sistem imun.

selnkmenyerang-kanker

Keampuhan TF telah diuji melalui riset selam 50 tahun yang dilakukan oleh ilmuwan dari 60 negara. Kini lebih dari 3.000 laporan uji klinis telah dihasilkan untuk membuktikan keunggulan TF. Penelitian terhadap 198 produk golongan herbal, obat dan suplemen yang dilakukan oleh laboratorium Jeunesse Inc. institute of Longevity Medicine, California, Amerika Serikat menunjukan hasil yang mencengangkan.

TF Plus meningkatkan aktifitas sel NK (sel penghancur sel kanker) 437%

slide20

Transfer Factor Plus dan Advance

Transfer Factor Plus dan Advance

Transfer Factor Plus dan Advance

Berpotensi mengenali lebih dari 200.000 jenis kuman, virus, jamur, parasit, bakteri & sebagainya. Informasi yang terkandung didalam TF+ merangsang tentara – tentara sistem imun untuk menyerang segala musuh-musuhnya, sel – sel rusak & juga sel-sel kanker serta membantu penyembuhan penyakit Underactive Immune Cells [ Lemah daya Imun ], TF+ mampu meningkatkan aktifitas Sel Natural Killer & daya tahan tubuh hingga 437%. Fungsi lainnya di antara lain yaitu Menambah energi, ketahanan, dan stamina karena Cordyceps mendukung peningkatan aliran darah dan suplai oksigen ke seluruh tubuh yang akan membantu fungsi jantung, paru-paru, dan organ-organ lain bekerja lebih efisien, Mendukung tingkat kesehatan bacteria yang dibutuhkan tubuh dan sistem imun, Mendukung kesehatan tulang. Beta sitosterol atau protein kedelai, menyediakan semua asam amino utama yang dibutuhkan tubuh, Mendukung kesehatan pembuluh darah dan kesehatan sistem pencernaan, serta mendukung fungsi insulin di dalam tubuh, Mendukung kemampuan tubuh untuk menyembuhkan, membantu merawat indera perasa, penciuman, dan mendukung kesehatan kulit, Mendukung kesehatan fungsi sel-sel imun dan menguatkan ketahanan alami tubuh

Pendapat Dokter tentang Transfer Factor :

duane_t1

“Saya seorang dokter kanker. saya mendorong para pasien yang sedang melakukan kemoterapi dan terapi radiasi untuk mengambil Transfer Faktor. Transfer factor membantu untuk mengatur sistem kekebalan tubuh sehingga baik bagi kesehatan secara keseluruhan. Saya memiliki pasien dengan kondisi infeksi kronis yang mengambil Transfer Faktor secara teratur sudah mengalami perbaikan. Transfer Factor adalah produk berbasis sains yang sangat baik dengan penelitian yang sudah banyak dilakukan.

Dr. Townsend has had more than 32 years of distinguished experience in the medical field. He pioneered a surgical technique for the treatment of pre-malignant disease of the uterine cervix. In addition, he has authored more than 90 scientific papers in peer review journals as well as over 15 chapters in research books.

drtutelian

Dr Victor Tutelian, MD, MPH Victor Tutelian, MD, MPH

Transfer Factor adalah hal yang paling menjanjikan di dalam sebuah revolusi dunia kesehatan , ditemukan dalam beberapa tahun terakhir. Kami baru saja memulai untuk mengeksplorasi semua potensi Transfer Factor, sebagai produk Nutrisi Transfer Factor adalah kemajuan dibidang kesehatan untuk masa depan.”

Dr. Tutelian also received the highest recognition for a Russian scientist when he was voted into the Russian Academy of Medical Sciences (RAMS), Russia’s most prestigious academy, as an Academician. He now serves as the Chief Scientific Secretary of RAMS. In this position he determines what research will be done and which projects will be government funded.

Rob Robertson, MD

Rob Robertson, MD

“Saya percaya adalah Transfer Factor, tanpa keraguan, penemuan terbesar di abad ini sebagai modulator dan pendukung sistem kekebalan tubuh. Saya percaya dengan memperkuat sistem kekebalan tubuh akan menjadi dasar untuk menjaga kesehatan di masa depan. Gizi yang baik dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Saya sungguh-sungguh percaya setiap orang perlu mengkonsumsi produk ini.

Dr. Robertson is a former Emergency Room Physician who partnered his future with this company because of his excitement about transfer factor. He received his medical degree from the University of Louisville School of Medicine in 1974. He served as the Director of Emergency Services at Western Baptist Hospital in Paducah, KY. Beliau menjabat sebagai Direktur Layanan Darurat di Barat RS Baptis di Paducah, KY.

drmrkwtz

David Markowitz, MD

“Saya telah menyelesaikan studi retrospektif dan membandingkan anak-anak dalam praktek kami dengan orang-orang yang tidak menggunakan Transfer Factor selama periode yang sama. 87 anak-anak, usia 8 bulan – 9 tahun, mengkonsumsi Transfer Factor. Kami menemukan 74% sakitnya berkurang dan 84% dapat mengurangi penggunaan antibiotik.

Dr. Markowitz is a pediatrician in Kennebunk, ME with a patient base of 4,500 children and has served as the Senior Pediatrician in a Private Pediatric Practice for 19 years. He received his Bachelor of Science degree from the University of Rochester in New York. He received his medical degree, general Pediatric training, and Pediatric Hematology/Oncology Fellowship from the University of Connecticut School of Medicine in Farmington, Connecticut.

Dr. William Hennen, PhD

Dr. William Hennen, PhD

Transfer Factor adalah penemuan yang paling menarik dalam ilmu pengetahuan di bidang kesehatan pada abad ke 21 dan sebagai salah satu kunci untuk kesehatan dan kesejahteraan.”

Dr. Hennen, Vice President of Research and Development at for our company, is a biochemist with thirteen years of experience as a researcher in drug design and development. He also worked for eight years as a consultant and research director in the nutritional supplement industry.

“]Dr Benny Foo [ MBBS (Melbourne), M App Sc (RMIT University) FAMAC, Dip Orthomolecular Nutrition ]

Dr Benny Foo MBBS

Banyak sekali yang dapat kita lakukan dan harus dilakukan. Jujur saya merasa Transfer Factor sangat diperlukan oleh semua orang di mana-mana sekarang ini. Karena banyak orang yang tidak mengetahui tentang Transfer Factor sehingga mereka tidak mengkonsumsi produk Transfer Factor yang fungsinya untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Kejujuran saya selama 43 tahun praktek di bidang kedokteran saya tidak pernah menemukan produk nutrisi seperti Transfer Factor, yang akan membantu kami untuk menjaga kondisi tetap baik. Saya sendiri memiliki komitmen untuk mengikuti misi ini untuk berbagi dengan semua orang tentang Transfer Factor Saya bertemu langsung atau tidak langsung dengan Anda.

Dr Foo is a medical (MBBS) doctor who has practiced for more than 40 years in Malaysia, Singapore and in Australia. He is also the President of the Australian Chinese Medical Association of Victoria, and is on the Course Advisory Committee in Chinese Medicine in RMIT University, Senior Lecturer & Course Director of Acupunture Foundation of Australia, Past President of Australian Medical Acupunture College.

Baca Artikel-artikel yang berkaitan:

November 29, 2008

Penelitian dari University of California Mengenai Obat Kanker

obat kanker, pengobatan kanker, penelitian kanker, testimoni kanker

Obat Kanker

Pada penderita kanker, Transfer Factor mampu meningkatkan fungsi Natural Killer sel [ NK cell ] yang mampu berperan memerangi sel kanker.  Riset Dr Darryl See, peneliti dari University of California, Irvine, California,  terhadap 20 pasien menunjukan 16 pasien kanker stadium 3 dan 4 yang menjalani terapi TF mengalami pemulihan dan dalam kondisi stabil.  Dosis yang diberikan 9 kapsul TF Plus per hari selama 6 bulan. Riset itu mencatat  peningkatan fungsi NK-cell dari normal 6,4 menjadi 27,6 pada bulan keenam.

hasilrisetdarlysee

Ada pula studi in vitro yang diusung Kisielevsky dan Khalturina dari Russian Cancer Research Center, Russian Academy of Medical Sciences (RAMS), Rusia.  Kedua peneliti itu membuktikan TF merangsang antitumor dan meningkatkan aktivitas sitotoksik sel darah mononuclear dari donor sehat.  Efek paling signifikan terlihat setelah 48 jam inkubasi TF pada konsentrasi 0,0001 – 0,1 mg/ml.  Inkubasi TF yang berasal dari kolostrum dan kuning telur itu meningkatkan sitotoksisitas sel darah 18-99%.

Baca Artikel-artikel yang berkaitan:

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 53 pengikut lainnya.